PENGARUH PENYULUHAN TERHADAP PRAKTIK IBU HAMIL DALAM UPAYA PENCEGAHAN KOMPLIKASI POST PARTUM

Sulastri Sulastri

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Ibu hamil dan melahirkan merupakan kelompok paling rentan yang memerlukan pelayanan maksimal dari petugas kesehatan. Salah satu bentuk pelayanan yang harus diberikan kepada ibu melahirkan adalah pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan sehingga tidak terjadi komplikasi selama persalinan.Upaya yang dapat dilakukan perawat untuk mencegah komplikasi post partum yaitu dengan penyuluhan menggunakan modul yang mencakup isi materi, metode dan evaluasi yang dapat digunakan secara mandiri untuk mencapai kompetensi yang diharapkan. Metode: Jenis penelitian kuasi eksperimen dengan desain pre post test with control group. Populasi dalam penelitian ini adalah semua ibu hamil di Puskesmas Rowosari 02 Kabupaten Kendal, dengan sampel 40 menggunakan non random purposive sampling. Data primer dan data sekunder diolah dan dianalisa secara univariat, bivariat dengan uji wilcoxon signed ranks test, Mann whitney dan uji paired sample test. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar sampel berumur 26-33 tahun. Hasil uji statistik Mann-whitney menunjukkan ada perbedaan antara pengetahuan dan praktik setelah penyuluhan antara kelompok intervensi dan kontrol dengan nilai p value 0,001. Diskusi: Diharapkan Puskesmas dapat memberikan penyuluhan kesehatan tentang upaya pencegahan komplikasi post partum dan menjadikan program setiap mingguan untuk meningkatkan pengetahuan dan praktik ibu hamil.

 

Kata kunci: Penyuluhan, praktik, ibu hamil, komplikasi post partum.

 

ABSTRACT

Introduction: Pregnant women and childbirths are the most vulnerable groups that require the utmost care of health workers. One form of service that should be given to the mother of delivery is the help of delivery by health personnel so that no complications occur during delivery. Efforts that nurses can do to prevent post-partum complications that is by counseling using modules that include material content, methods and evaluation that can be used independent to achieve the expected competence. Methods: Quasi experimental research type with pre post test with control group design. The population in this study were all pregnant women at Puskesmas Rowosari 02 Kendal District, with sample 40 using non random purposive sampling. Primary data and secondary data were processed and analyzed univariate, bivariate with wilcoxon signed ranks test, Mann whitney and paired sample test. Results: The results showed most of the samples were 26-33 years old. Mann-Whitney statistical test results show there is a difference between knowledge and practice after counseling between intervention group and control with p value 0,001. Discussion: It is expected that Puskesmas can provide health education about prevention of postpartum complication and make weekly program to improve pregnant mother's knowledge and practice.

 

Keywords: Counseling, practice, pregnant women, post partum complication.

Full Text:

PDF

References


Anwar. (2010). Sikap Manusia teori dan Pengukurannya. Yogyakarta: Pustaka. Pelajar.

Dinas Kesehatan Propinsi Jawa Tengah. (2013). Profil Kesehatan Jawa Tengah 2012. Semarang.

Hafni. (2011). Psikologi Pendidikan. Medan: Pascasarjana UNIMED.

Irmayanti. (2007). Pengetahuan monograph on the Internet. Jakarta: Lembaga Penerbitan FEUI.

Notoatmodjo. (2010). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta

Notoatmodjo. (2012). Pendidikan dan perilaku kesehatan,Jakarta : PT Rineka cipta.

Notoatmodjo. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta : Rineka Cipta.

Primadewi. (2010). Rahasia kehamilan. Jakarta: Shira Media.

Setiawati, Darmawan. (2010). Pendidikan Kesehatan. Jakarta: Trans Info Media


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Keperawatan Stikes Kendal