GAMBARAN UPAYA DALAM MENCARI BANTUAN KESEHATAN PADA MASYARAKAT

Candra Hermawan, Rina Anggraeni, Setianingsih Setianingsih

Abstract


ABSTRAK

Pendahuluan: Perilaku pencarian pengobatan adalah perilaku individu maupun kelompok atau penduduk untuk melakukan atau mencari pengobatan. Perilaku pencarian di masyarakat sangat bervariasi, respons seseorang apabila sakit adalah tidak bertindak atau tidak melakukan apa-apa (no action).Hal ini menunjukkan bahwa kesehatan belum merupakan prioritas di dalam hidup dan kehidupannya.Perilaku yang menunda untuk memperoleh pengobatan dari praktisi kesehatan ini disebut dengan treatment delay. Metode: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran masyarakat untuk mencari pertolongan kesehatan pertama. Penelitian ini merupakan deskriptif survei dengan pendekatan cross sectional. Dengan jumlah sampel sebanyak 273. Hasil: Didapatkan upaya masyarakat dalam mencari bantuan kesehatan baik sebanyak  57,5%, namun 42,5% mayarakat masih kurang dalam mencari bantuan kesehatan. Diskusi: Saran dalam penelitian diharapkan masyarakat lebih peduli akan kesehatan keluarga, membawa anggota keluarga yang sakit kerumah sakit maupun ke tenaga kesehatan lainnya.

 

Kata kunci: Bantuan kesehatan, masyarakat.

 

ABSTRACT

Introduction: Elderly Behavior seeking treatment is the behavior of individuals or groups or residents to perform or seek treatment. Searching behavior in society varies greatly, one's response when sick ist not acting or doing nothing (no action). This shows that health is not a priority in life and life. Behavior that delayed to obtain treatment from health practitioners is called a treatment delay. Methods: This shows that health is not a priority in life and life. Behavior that delayed to obtain treatment from health practitioners is called a treatment delay. The purpose of this study is to know the description of the community to seek first health care. This research is a descriptive survey with cross sectional approach with the number of samples as much as 273. Results: Obtained efforts of the community in seeking health assistance either as much as 57.5%, but 42.5% society still less in seeking health assistance. Discussion: Suggestions in the study are expected to people more concerned about family health, bringing sick family members to the hospital and other health workers.

 

Keywords: Health assistance, community.

Full Text:

PDF

References


Faisal. (2010). “Prinsip Kerja sama dan Kesantunan Bahasa Perawat dalam Menghadapi Pasien yang Mengalami Gangguan Jiwa di RSJ. Prof. DR. Soeroyo Magelang.”Skripsi. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Fitriani. (2011). Promosi Kesehatan. Ed 1. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Friedman. (2010).Buku ajar keperawatan keluarga : Riset, Teori dan. Praktek.Jakarta : EGC

Hidayat. (2009). Metode Penelitian Kebidanan Dan Tehnik Analisis Data. Surabaya: Salemba.

Jabrohim. (2014). Teori Penelitian Sastra. Yogyakarta, Pustaka Pelajar.

Kusmayanti. (2005). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Nifas tentang ASI Eksklusif di Ruang Nifas RS.Sariningsih.Diambil dari http//www.pustaka.unpad.ac.id/wp.../Gambaran_Pengetahuan_Ibu_menyusui.pdf.

Notoadmodjo (2010).Pendidikan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Rahayu.(2013). Persepsi masyarakat terhadap pertolongan pertama pada kecelakaan di Tulis Kabupaten Batang.Skripsi.

Rakhim (2014) Gambaran perilaku masyarakat dalam pencarian pengobatan infeksi saluran pernapasan akut di Wilayah Kejadian Luar Biasa Avian Influenza Pada Unggas di Jawa Barat.

Santrock, (2007).Psikologi Perkembangan. Edisi 11 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Sarafino. (2011). Health Psychology : Biopsychosocial Interactions.Fifth Edition.USA : John Wiley & Sons.

Sari. (2009).Perbedaan Risiko Depresi Postpartum Antara IbuPrimipara Dengan Multipara Di RSIA ‘Aisyiyah Klaten. Available from: http://etd.eprints.ums.ac.id/9449/.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Jurnal Keperawatan Stikes Kendal